SEKALI SWIPE LANGSUNG BERSIH

Rekomendasi Spill Kit untuk SPBU

Rekomendasi Spill Kit untuk SPBU_Spill Kit SPBU

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan area yang memiliki risiko kerja cukup tinggi. Setiap hari, ratusan kendaraan mengisi bahan bakar seperti bensin dan solar. Dalam aktivitas yang padat ini, risiko terjadinya tumpahan bahan bakar minyak (BBM) tentu tidak dapat dihindari. Baik itu karena kelalaian saat pengisian, kebocoran tangki kendaraan, maupun kendala teknis pada mesin pompa (dispenser).

Tumpahan BBM sekecil apa pun di area SPBU tidak boleh dibiarkan begitu saja. Cairan ini sangat mudah terbakar dan bisa mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, setiap SPBU wajib menyediakan alat penanganan darurat yang bernama spill kit.

Bagi Anda yang sedang mencari alat pelindung yang sesuai standar K3, berikut adalah panduan dan rekomendasi spill kit untuk SPBU yang wajib Anda ketahui.

BACA JUGA : Oil PVC Boom

Mengapa SPBU Wajib Memiliki Spill Kit Khusus?

Sebelum masuk ke daftar rekomendasi, kita perlu memahami bahwa tidak semua spill kit itu sama. Di pasaran, alat ini umumnya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Universal (untuk cairan umum), Chemical (untuk bahan kimia cair), dan Oil (khusus minyak dan hidrokarbon).

Untuk kebutuhan pom bensin, Anda wajib memilih jenis Oil-Only. Mengapa demikian? Karena jenis ini terancang khusus menggunakan teknologi hidrofobik. Artinya, material penyerap (absorben) hanya akan menyerap minyak atau BBM, dan sama sekali menolak air. Hal ini sangat krusial jika tumpahan terjadi saat kondisi hujan atau di lantai yang basah.

Kriteria Memilih Spill Kit untuk Pom Bensin

Agar Anda tidak salah beli, ada beberapa kriteria yang penting dalam menentukan rekomendasi spill kit untuk SPBU:

1. Kapasitas Daya Serap yang Sesuai

Untuk area pulau pompa (pump island), tumpahan biasanya berkisar antara 10 hingga 20 liter akibat luapan tangki kendaraan. Namun, untuk area bongkar muat truk tangki, Anda membutuhkan kapasitas yang jauh lebih besar, minimal 100 hingga 200 liter.

2. Kelengkapan Komponen di Dalamnya

Pastikan spill kit yang Anda pilih memiliki komponen yang lengkap. Sebuah paket standar minimal harus berisi:

  • Absorbent Pads: Lembaran kain khusus untuk mengelap tumpahan di permukaan datar.
  • Absorbent Socks/Booms: Sosis penyerap berbentuk guling panjang untuk melokalisir agar tumpahan minyak tidak melebar.
  • Absorbent Pillow: Bantal penyerap untuk mengatasi tumpahan dalam volume yang agak menggenang.
  • Alat Pelindung Diri (APD): Sarung tangan nitril, kacamata goggle, dan masker pelindung.
  • Kantong Limbah B3: Kantong plastik kuning khusus untuk membuang material yang sudah terkontaminasi minyak.

Rekomendasi Spill Kit untuk SPBU Terbaik

Berikut adalah beberapa pilihan merek dan tipe spill kit yang paling direkomendasikan untuk operasional SPBU karena kualitasnya yang sudah teruji:

1. Oil-Only Spill Kit Kapasitas 20 Liter (Tipe Tas/Bag)

Rekomendasi pertama ini sangat cocok diletakkan di dekat pompa atau pos sekuriti. Bentuknya yang berupa tas jinjing membuatnya sangat portabel dan mudah dibawa lari oleh petugas saat terjadi keadaan darurat. Pilihlah merek yang menggunakan material polypropylene murni agar daya serapnya instan dan maksimal.

2. Wheeled Bin Spill Kit Kapasitas 120 – 240 Liter (Tipe Tong Berroda)

Rekomendasi kedua ini wajib ada di dekat area tangki pendam (underground tank) atau tempat pembongkaran truk BBM. Karena kapasitasnya yang besar, alat ini dikemas dalam tong sampah plastik yang dilengkapi roda. Petugas dapat dengan cepat mendorong tong ini ke lokasi tumpahan yang besar.

3. Merek Terpercaya Berstandar Internasional

Merk lokal yang menjual Spill Kit untuk SPBU yaitu Swipe-All. Jika Anda mencari produk lokal dengan kualitas yang bagus dan harga lebih ekonomis.

BACA JUGA : Jenis Jenis Oil Dispersant

Cara Tepat Menggunakan Spill Kit di SPBU

Memiliki alat yang canggih tentu akan sia-sia jika petugas di lapangan tidak tahu cara menggunakannya. Ketika terjadi tumpahan BBM, lakukan langkah cepat ini:

  1. Amankan Area: Pasang barikade atau tanda peringatan agar tidak ada kendaraan atau orang yang mendekat dengan membawa sumber api (seperti rokok).
  2. Bendung (Bend): Gunakan absorbent socks (guling panjang) untuk mengepung tumpahan air minyak agar tidak mengalir ke selokan umum.
  3. Serap (Soak): Letakkan absorbent pads (lembaran) di atas genangan minyak hingga semua cairan terserap sempurna.
  4. Bersihkan dan Buang (Dispose): Masukkan semua kain penyerap yang sudah kotor ke dalam kantong limbah B3 kuning, ikat dengan rapat, lalu buang sesuai regulasi pengelolaan limbah.

Kesimpulan

Menyediakan rekomendasi spill kit untuk SPBU yang tepat bukan sekadar untuk memenuhi regulasi audit Pertamina atau dinas terkait. Lebih dari itu, langkah ini adalah investasi penting untuk melindungi nyawa karyawan, aset bisnis Anda, serta kelestarian lingkungan sekitar. Pastikan Anda memilih jenis oil-only dengan kapasitas yang memadai dan rutin melakukan simulasi tanggap darurat bersama seluruh staf SPBU. Bersama-sama, mari kita ciptakan area pengisian bahan bakar yang aman, bersih, dan bebas dari bahaya kebakaran!

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
×